USD/IDR


Bagaimana cara membuka Giro Perusahaan?


Sebelumnya saya sudah membuat post mengenai cara membuka tabungan dan giro. Tetapi untuk giro di post tersebut, saya cenderung membahas mengenai pembukaan giro secara perorangan. Nah, dalam post ini saya akan membagikan informasi mengenai dokumen - dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk membuka giro perusahaan.... Let's start! \m/

_________________________

.Giro Perusahaan

Ada berbagai macam alasan orang - orang untuk membuka rekening giro perusahaan. Diantara lain :

  1. Terlihat lebih formal
    Apabila anda berbisnis dengan customer anda, kemudian anda memintanya untuk mentransfer sejumlah dana kerekening anda atas dasar pembayaran barang/jasa, tentunya akan terlihat kurang elegant dan formal apabila anda memberikan dalam bentuk rekening perorangan.

  2. Transactional
    Di post sebelumnya sudah saya jelaskan bahwa salah satu alasan seseorang membuat rekening giro adalah sifat rekening giro yang transactional. Namanya saja berbisnis, kita pasti berhubungan dengan transaksi debet - kredit dalam jumlah yang cenderung cukup massive.
    Dilain sisi, ingat, saya sudah pernah bilang bahwa di rekening tabungan apabila ada dana dalam jumlah besar keluar - masuk rekening, anda bisa di tanyain nanti sama pihak bank ataupun pihak yang berwajib. Tentunya bisa jadi karena ada indikasi anda tidak punya NPWP, melakukan money laundering, dsb.

  3. Beberapa customer besar, banyak yang tidak mau/bisa mentransfer ke rekening individu
    Taruhlah anda sudah punya rekening giro, tetapi atas nama perorangan. Jika anda bermain dalam partai kecil, mungkin client anda masih tidak masalah untuk mentransfer dana ke rekening giro tersebut. Tapi bagaimana jika client anda ialah pemain partai besar?

    Belum lagi jika client anda tersebut dari jajaran perusahaan BUMN. Karena pada kenyataannya, perusahaan - perusahaan BUMN biasanya menolak mentransfer ke rekening individual.

  4. Mendapatkan fasilitas - fasilitas yang rekening perorangan belum tentu bisa berikan.
    Contohnya untuk pengapplyan kredit, produk - produk trading finance seperti Letter of Credit, dsb..

______________________________

.Dokumen - Dokumen yang Dibutuhkan


*berlaku hingga 5 october 2011, perubahan bisa saja terjadi di masa depan

**tiap bank terkadang memberlakukan kebijakan yang berbeda

***awas nangis.. dokumennya banyak yang bikin bingung T___T

**** YANG HARUS DI INGAT, JANGAN LUPA BIKIN STEMPEL YAKK! Alasannya ya barang tentu biar lebih forman dan tentunya.. lebih AMAN! Sehingga pemalsuan tanda tangan saja tidak cukup. \m/


I. Badan Usaha

Perusahaan Perorangan

  • Copy KTP dari Pendiri sekaligus pengelola dan copy KTP dari seluruh authorized signer (pihak yang boleh tanda tangan di form transaksi nantinya)
  • Copy NPWP dari pendiri sekaligus pengelola
  • Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Copy Surat Keterangan Domisili


Persekutuan Perdata

  • Copy KTP dari semua sekutu dan copy KTP dari seluruh authorized signer (pihak yang boleh tanda tangan di form transaksi nantinya)
  • Copy NPWP atas nama Persekutuan Perdata
  • Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dari Persekutuan Perdata
  • Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dari Persekutuan Perdata
  • Copy Surat Keterangan Domisili Persekutuan Perdata
  • Copy Akta Pendirian Persekutuan Perdata, berikut seluruh perubahan - perubahannya.


Firma

  • Copy KTP dari para Firman dan seluruh authorised signers
  • Copy NPWP atas nama Firma
  • Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Copy Surat Keterangan Domisili
  • Akta pendirian Firma berikut seluruh perubahan perubahannya
  • Bukti Pendaftaran pada Pengadilan Negeri, dan Bukti Pengumuman Tambahan Berita Negara Republik Indonesia


Dana Pensiun

  • Copy Anggaran Dasar / Peraturan Dana Pensiun beserta seluruh perubahannya
  • Copy Pengesahan Peraturan Dana Pensiun dari Departemen Keuangan RI
  • Copy NPWP atas nama Dana Pensiun
  • Copy KTP Dewan Pengurus
  • Dokumen penunjukan kepada Custodian Bank (apabila Ada)
  • List of authorized signers from Custodian Bank ( apabila ada)
  • Copy KTP dari seluruh authorized signers Custodian Bank (apabila ada)



Commanditair Venootschapp (CV)

  • Copy KTP dari para Pesero Aktif (pengurus) dan seluruh authorized signers
  • Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) CV
  • Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) CV
  • Surat Keterangan Domisili CV
  • Copy Akta Pendirian CV berikut seluruh perubahan - perubahannya
  • Copy Bukti Pendaftaran pada Pengadilan Negeri, dan Bukti pengumuman Tambahan Berita Negara Republik Indonesia
  • Copy NPWP atas nama CV

Reksadana

  • List of Authorized Signers dari Custodian Bank
  • List of Authorized signers dari Manajer Investasi (jika ada)
  • Copy KTP dari seluruh authorized signers Custodian Bank dan Manager Investasi (apabila ada)
  • Copy Kontrak Investasi Kolektif (KIK) dari produk reksadana yang bersangkutan.
  • Copy Pernyataan efektif dari BAPEPAM terhadap KIK sebagimana tersebut diatas :
  • Copy NPWP atas nama Reksa Dana.




II. Badan Hukum

1. Perseroan Terbatas (PT) / Perseroan Terbatas Terbuka (PT. Tbk)

a. PT yang masih dalam "status pendirian"

  • Copy NPWP atas nama Perusahaan
  • Copy Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  • Copy KTP dari para Dewan Direksi dan seluruh pemegang saham (apabila pemegang saham adalah individual)
  • Copy Akta Pendirian Perseroan Terbatas (Anggaran Dasar) beserta seluruh perubahannya
  • Copy Akta Pendirian para pemegang saham dan copy KTP dari Dewan Direksi Pemegang saham (apabila pemegang saham ialah Perseroan Terbatas)
  • Surat Kuasa dari seluruh pemegang saham , direksi, dewan komisaris kepada seluruh authorized signers; dalam hal Perseroan Terbatas masih dalam proses pendirian maka seluruh aplikasi pembukaan rekening dan lampiran - lampirannya di tanda - tangani oleh seluruh pemegang saham, direksi dan dewan komisaris
  • Cover Note notaris bahwa pengesahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas masih dalam proses pengurusan pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

    Untuk dokumen - dokumen lain sebagaimana tercantum dibawah dapat disusulkan setelah pemukaan rekening dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan :
    1. Copy Pengesahan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia atas Anggaran dasar Perseroan Terbatas
    2. Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
    3. Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP)


B. PT yang "sudah mendapat pengesahan"

  • Copy NPWP atas nama PT
  • Copy Surat Keterangan Domisili atas nama PT
  • Copy Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP) atas nama PT
  • Copy Anggaran Dasar terakhir yang telah disesuaikan dengan UUPT No. 40 Tahun 2007
  • Copy KTP dari para Dewan Direksi dan seluruh authorized signers
  • Copy KTP para pemegang saham (apabila pemegang saham adalah individual)
  • Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atas nama Perusahaan
  • Copy Akta Pendirian Perseroan Terbatas (Anggaran Dasar) beserta seluruh perubahannya, termasuk tetapi tidak terbatas pada Akta Pengangkatan Direksi dan Komisaris yang menjabat saat ini
  • Copy Pengesahan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atas Anggaran Dasar Perseroan Terbatas



2. BUMN

  • Akta pendirian dan perubahan - perubahannya apabila ada
  • Bukti pengangkatan dari direksi yang sedang menjabat
  • Kartu identitas dari anggota Direksi yang mewakili PT dan dari anggota dewan komisrasi yang memberi persetujuan serta para pemegang saham
  • Izin - Izin yang harus dimiliki, seperti SIUP, TDP, dsb


3. Koperasi

  • Akta Pendirian Koperasi tersebut, yang biasanya menggunakan standard dari Departemen Koperasi
  • Surat Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil yang suratnya dikeluarkan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Koperasi setempat tentang pengesahan Koperasi sebagai badan hukum
  • Bukti pendaftaran atas akta pendirian / Anggaran Dasar Koperasi pada Kantor Wilayah Departemen Koperasi setempat
  • Susuan anggota pengurus dan pengawas Koperasi yang di daftarkan pada kantor Wilayah Departemen Koperasi Setempat
  • KTP para pengurus koperasi
  • NPWP koperasi


4. Yayasan

  • Copy Anggaran Dasar Yayasan beserta seluruh perubahannya (yang telah disesuaikan dengan UU no. 16 / 2011, dan yang telah di ubah dengan UU No. 28 / 2004
  • Copy Surat Izin operasional dari pemerintah c/q Departemen Teknis yang membidangi kegiatan tersebut (contoh Yayasan Pendidikan, maka izin dari Departemen Pendidikan)
  • Copy Surat Keterangan Domisili
  • Copy KTP dari Dewan Pengurus
  • Copy Pengesahan dari menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia atas Anggaran Dasar Yayasan
  • Copy Tanda Daftar Yayasan
  • Copy NPWP atas nama Yayasan
  • Copy KTP dari seluruh Pendiri (apabila pendiri adalah individual) dan / atau Copy anggaran dasar dari Pendiri dan KTP dari Pengurus Pendiri (apabila pendiri adalah badan hukum)
  • Copy KTP dari pihak bersangkutan yang ditunjuk



III. Badan Hukum Asing

1. Representative Office

  • Anggaran Dasar Kantor Pusat
  • NPWP atas nama Representative Office
  • KTP, KIMS, Passpot pengurus Representative Office
  • Surat Penunjukan Pejabat yang berwenang dari kantor pusat untuk mengoperasikan rekening atas nama Representative Office.


2. Kedutaan

  • Copy Surat / Kartu Identitas Diplomatik dari Departemen Luar Negeri Negara yang bersangkutan yang menyatakan posisi sebagai Duta Besar / Konsul Jendral; atau
  • Surat Referensi dari dari Departemen Luar Negeri Negara yang bersangkutan yang menyatakan posisi sebagai Duta Besar / Konsul Jendral; atau
  • Copy Halaman dalam Passport yang membuktikan penunjukan sebagai Duta Besar / Konsl Jendral di Indonesia dan Copy Visa Republik Indonesia yang di cap dalam Paspor; atau
  • Copy buku diplomatik yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri Negara Asal; atau
  • Jika Duta Besar / Konsul Jendral tidak ada / posisi lowong, fotokopi surat penunjukan salah seorang staff diplomatic sebagai Charge de Affairs, dan fotokopi kartu identitas diplomatic miliknya; dan
  • Surat kuasa sebagai penandatangan yang berwenang, berikut untuk penyebutan transaksi - transaksi dalam account (apabila Duta Besar menunjuk Pejabat lain dalam Kedutaan Besar dalam melakukan transaksi rekening di Bank); dan
  • Copy kartu identitas dari pendantangan yang berwenang, termasuk yang disebut dalam surat kuasa; dan
  • Copy Peraturan Pemerintah Negara asal yang menyatakan membuka kedutaan Besar / Konsulat Jenderal di Indonesia

3. Badan Hukum / Badan Usaha / Perusahaan Asing yang Berdomisili di Luar Negeri

  • Anggaran Dasar dari perusahaan yang bersangkutan;
  • Ijin Usaha perusahaan tersebut untuk melakukan usaha di negara asalnya
  • Kartu Identitas dari PIhak yang berwenang untuk bertindak untuk dan atas nama perusahaan tersebut
  • Dokumen yang menyatakan tugas dan wewenang dari pihak - pihak yang berwenang untuk bertindak untuk dan atas nama perusahaan tersebut (apabila belum terncantum dalam anggaran dasar sebagaimana tersebut di atas)
  • Dokumen yang menyatakan daftar nama anggota direksi , anggota komisaris dan pemegang saham

Dokumen - dokumen sebagaimana tersebut diatas wajib di legalisir oleh :

  • Pejabat Bank terdekat, tempat dimana negara asal perusahaan tersebut (bila ada); atau
  • Konsulat Jendral Indonesia di negara asal perusahaan tersebut
  • Pendapat hukum yang di terbitkan oleh konsultan hukum di negara yang bersangkutan, yang menyatakan bahwa perusahaan yang bersangkutan telah didirikan dan menjalankan usahanya sesuai dengan hukum yang berlaku di negara asalnya.


__________________________________

.Closure

Fiuhh.. akhirnya selesai juga ngetik document - document apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sebuah Giro Perusahaan di Bank. Semoga berguna teman - teman. Keep a rockin moment with RockinBanker! Ciatttttt!!!! xD \m/

5 comments:

  1. saya berniat membuka rekening giro atas nama perusahaan saya (CV RajaChanger dot COM) dengan NPWP SIUP TDP SKT SKDP SK Pengadilan & Akta Notaris lengkap..

    yang saya ingin tanyakan, apakah perlu yg namanya contoh tanda tangan rangkap 2 ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. ..maaf lama sekali saya baru bisa balas tanggapannya mas...akhir" ini terlalu sibuk. ^^"

      @RAJA CHANGER .. jawaban atas case mas tersebut yaaa "tergantung".

      Tergantung apanya? Ya tergantung bagaimana mas mengatur operasional dan keamanan transaksi keuangan CV-nya mas.

      Biasanya kan tanda tangan rangkap 2 dilakukan supaya transaksi CV mas di bantu di monitor oleh 2 pihak yang berwenang. Jadi kasarannya, kemungkinan terjadi penyelewangan dana yang bisa merugikan CV mas oleh salah 1 pihak bisa di minimalisasi.

      Tp bisa jadi juga, keharusan tanda tangan rangkap 2 itu wajib dilakukan krn akte pendirian cv mas menyatakan seperti itu. biasanya hal ini terjadi dikarenakan "modal disetor" yang tertulis di CV itu dimiliki oleh 2 orang.

      Akan tetapi sekiranya mas inginnya cukup 1 ttd saja yg dibutuhkan u/ menjalankan instruksi dan dokumen pendukungnya jg memungkinkan, ya suruh aja bankernya mas u/ contreng pilihan "salah satu" di bagian formulir speciment tanda tangan.

      Demikian, semoga membantu. :)

      Delete
  2. saya buat rekening giro atas nama yayasan.. si bank (saking keselnya) minta syaratnya macam-macam, 1. SK pengurus, 2, Keterangan domisili Yayasan, 3, akta notasir 4. akta perubahan yayasan 4, SK pengadilan negri..
    ini kan namanya mempersulit, sampai kesel saya dibuat sama pihak bank.. sampai sekarang, itu bank belum mau ngeluarin cek nya buat yayasan kita, padahal saldo sudah ada yang transfer.. jadi cape hati saya ngurusnya..
    punya saran mas, harus diapain itu bank...??
    makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sorry for late reply mas MUHAROM. Been a bit busy lately..

      proses pembuatan rekening giro untuk perusahaan (baik dalam bentuk yayasan ataupun bentuk organisasi lainnya) memang cukup sedikit menantang.

      Masalahnya dokumen yang diminta oleh pihak bank untuk mengenal dan memverifikasi ke-absahan organisasi tersebut memang cukup banyak. Dan sudah jadi bagian dari pihak bank untuk menginformasikan dan mensosialisasikan perihal hal ini dengan baik ke masyarakat.

      Adapun permintaan dokumen yang jumlahnya segerobak itu diminta oleh bank dikarenakan memang terdapat regulasi" yg dibuat oleh BI untuk meminimalisasi potensi money laundry dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

      Dilain sisi, yg saya bingung disini adalah, mengapa sudah bisa ada saldo yg ditransfer? bukankah kalau sudah ada saldo yg ditransfer berarti rekening giro yayasan tsb sudah dibukakan?

      Atau bisa jadi juga, ternyata bankernya si mas keburu main asal buka rekening giro yayasan sebelum proses dokumentasi selesai dilaksanakan. Baru setelah dia sadar ada kesalahan yang dia lakukan, si banker baru meminta dokumen" yg harus dilengkapi. Akhirannya ya jadinya mas dipaksa untuk melengkapi dokumen tersebut supaya cheque bisa di terbitkan.

      Akhir kata, yg saya bisa sampaikan; kelengkapan dokumen tsb memanglah sebuah keharusan mas. Jadi semoga mas bisa memaklumi apabila pihak bank meminta dokumen" tsb. Terima kasih.

      Semoga informasi ini bisa membantu. :)


      Delete
  3. Dear Rockinbanker,

    Apakah kantor refresentatif yang perusahaan induk di Australia bisa membuka bank account di Indonesia?

    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih

    ReplyDelete