USD/IDR


Mengenal Fasilitas Modal Kerja | Subtopic : Overdraft



Beberapa waktu yang lalu. Eik mampir kesebuah club di bilangan kemang (eeecieee nakdugem..kiyuu..kiyuuu) ='))) ... Bukan, eik ta' demen dugem cyn.. Eik cuma demen minum - minum 'sedikit' kok. Suwerrr dweechh awww.. =))

Oke, balik lagi.. Cerita berlanjut ketika eik ngobrol - ngobrol sama teman eik yang kerjanya mirip kontraktor. Doi nanya ke eik; "Eh rix, ada ga sih produk kredit perbankan yang eik bayar bunganya perproyek aja? Dan kalau eik ta' pakai fasilitasnya, eik ta perlu bayar bunga."
Serta merta eik jawab laa.. "Ohhh sudah barang tentu ada. Itu namanya OVERDRAFT & DEMAND LOAN!" ;)


Teman eik bertanya; "Eh cynnn.. ituw apah overdraft & demand loan? Apa pula bedanya eim?"

Eik bilang.. "Sebenarnya overdraft dan demand loan itu kurang lebih sama. Bahasa kasarnya, kredit modal kerja, dimana bunga kredit yang diberikan hanya pada jumlah fasilitas yang digunakan. 

Bedanya ialah, overdraft untuk mata uang rupiah. Sedangkan demand loan untuk mata uang asing."

Oooooo... Serentak satu club nganga dan anggut - anggut mengerti.. *ga gitu juga kaleee :'))

Berikut eik jelasin ke yey yey pade yeehhh.. Tapi atu - atu.. post ini, kita bicara soal overdraft duyu.. :))

_______________________________

Overdraft 

Overdraft iaah pinjaman jangka pendek (tenor/jatuh tempo pinjaman 1 tahun) dengan tujuan MODAL KERJA yang tersedia untuk peminjam via rekening koran. 

Ingat choy, gue ngegedein tulisan MODAL KERJA, yang berarti; fasilitas ini khusus untuk modal kerja. Bukan untuk keperluan yang lain. Kecuali yu ada niatan nyelewengin. Tapi kalau kredit macet... tanggung sendiri yesss! x___x"

Fasilitas ini juga bersifat REVOLVING, yang berarti total penggunaan fasilitas bisa dilakukan sampai ketitik maksimum asalkan... Saldo pinjaman (Pokok & Bunga) masih dalam batas plafond yang disetujui oleh Bank.

Pada fasilitas ini..... Nasabah DIPERKENANKAN MEMBAYAR BUNGA PINJAMAN SAJA! :D

Enak kan? artinya kalau yu lagi kere mampus dan tak bisa bayar pokok kredit langsung.. yu bisala bayar bunga pinjamannya saja... 

Contoh : Yu pinjam 100 juta, bunga 1 bulan 1%. Bulan depan yu balikin 1 juta saja itu tak masalah. ;)
Tapi ya.. ada bagusnya yu balikinya Rp. 101 juta  laa.. hahahaha :'))


KEUNTUNGANNYA???

I. Penarikan dan pembayaran pinjaman dapat dilakukan kapan saja

II. Bunga dihitung berdasarkan pemakaian fasilitas kredit. (Ini yang paling penting, jadi yu cuma kena bunga terhadap jumlah fasilitas yang lu pakai saja)

III. Membantu untuk mengantisipasi pengeluaran musiman atau pengeluaran tak terduga.


Tapi ingat choyy.. bunga langsung dibayarkan tiap akhir bulan! :))


Berikut contoh ILUSTRASINYA.. :D

Kalau ilustrasi kekecillan, coba yu click gambarnya biar besar... ;)

Berikut eik jelaskan apa maksud ilustrasi diatas...

Misalkan yu minta plafond (jumlah pinjaman kredit) Rp. 100 juta rupiah. Berdasar ilustrasi diatas.. Maka.. :

  • Bulan 1 : Lu (nasabah) melakukan penarikan Rp 75 juta dari fasilitas kredit
  • Bulan 2 : Nasabah tidak melakukan penarikan atau pembayaran pinjaman. Nasabah hanya perlu membayar pinjaman sebesar nilai bunga dari Rp. 75 juta.
  • Bulan 3 : Nasabah melakukan pembayaran pinjaman sebesar Rp. 50 juta, sehingga saldo pinjaman / outstanding menjadi Rp. 25 Juta. Nasabah hanya perlu membayar pinjaman sebesar nilai bunga dari Rp. 25 juta.
  • Bulan 4 : Nasabah tidak melakukan penarikan atau pembayaran pinjaman. Nasabah hanya perlu membayar pinjaman sebesar nilai bunga Rp. 25 Juta.
  • Bulan 5  : Nasabah melakukan penarikan pinjaman hingga menjadi Rp. 80 juta & bertahan hingga jatuh tempo
  • Bulan 6 - 12 : Nasabah hanya perlu membayar bunga dari nilai pinjaman Rp. 80 juta dan di akhir bulan ke -12, nasabah melunasi seluruh pinjaman. ;)


____________________________


Gimana nih kira - kira teman2? Cukup jelaskan?.. Semoga informasi ini berguna. ROCK ON! \m/ :D
-erix

No comments:

Post a Comment